Blokir Website & File Extention Dengan Web Proxy
A. Pengertian Web Proxy dan Fungsinya
Web proxy adalah sebuah komputer server yang bertindak sebagai komputer lainnya untuk menerima / melakukan request terhadap kontent dari sebuah jaringan internet atau intranet. Proxy server bertindak sebagai gateway untuk setiap komputer klien. Web Server yang menerima permintaan dari web proxy akan menerjemahkannya, dan seolah-olah permintaan tersebut langsung dari komputer klien.
Fungsi Proxy
1. Menyembunyikan identitas asli/Anonymizer
Penggunaan proxy yang satu ini adalah hal yang paling populer yang
sering dilakukan oleh para netter. Jika anda sering bermain atau
menggunakan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan lain-lain,
anda bisa menggunakan proxy untuk tambahan keamanan. Seorang tidak akan
bisa menemukan IP address asli anda, sehingga anda bisa sedikit
terlindungi dari injeksi virus secara langsung atau tak langsung. Dengan
menggunakan proxy, maka anda akan mendapatkan keamanan yang lebih
tinggi karena IP anda tersamarkan oleh server proxy yang melayani
anda. Selain itu, anda bisa tetap browsing jejaring sosial di kantor
meskipun ada larangan dan pembatasan koneksi tersebut. Anda dapat secara
aman browsing karena tidak akan ketahuan bos anda, kecuali bos anda
mengintip di belakang anda. Hal ini dikarenakan alamat IP proxy anda
akan membuat anda sulit ditemukan orang lain karena mereka akan
kebingungan melacak lokasi anda browsing Internet.
2. Browsing secara rahasia/ Bypass Internet Filtering/ Unblock Site
Suatu hal yang wajar dan wajib dilakukan di internet adalah selalu
menjaga kerahasiaan alamat IP, terutama bagi mereka yang memiliki IP
Statis atau tidak berubah-ubah seperti pelanggan ADSL. Hal ini dapat
menjaga komputer anda aman dari serangan yang berbahaya. Dengan
menggunakan proxy, anda bisa browsing internet secara rahasia tanpa
diketahui oleh admin website yang anda kunjungi. Admin website biasanya
memasang suatu program penghitung pengunjung yang didalamnya ada
perangkat untuk mencatat alamat IP pengunjung. Bila ada admin yang
berniat jahat, maka ia dapat menggunakan daftar alamat IP tersebut untuk
mencuri data penting, menyebarkan virus/trojan, spyware dan lain
sebagainya. Jika anda menggunakan proxy, maka yang dicatat oleh
penghitung pengunjung tersebut hanyalah IP proxy anda saja.
3. Mengirim sesuatu secara rahasia
Banyak orang menginginkan kerahasiaan alamat IP asli dalam beraktivitas
di dunia internet, salah satunya dengan penggunaan proxy untuk menjaga
kerahasiaan identitas. Penggunaan ini biasanya dilakukan oleh pengelola
website, pebisnis dan marketer oneline. Dalam usaha menaikkan jumlah
pengunjung websitenya, tidak jarang para pengelola menggunakan cara yang
tidak etis, salah satunya adalah menyebarkan email yang isinya menarik
dan dianggap berguna dalam jumlah besar. pengelola website mengirimkan
email melalui grup, mailing list dan lainnya supaya efektif. Pengelola
juga menggunakan proxy untuk mengirimkan email yang masih supaya aman
dan leluasa.
4. Memberikan kesan lokasi berbeda
Anda bisa bersenang-senang di internet dengan menggunakan proxy luar
negeri. Umumnya dilakukan melalui jejaring sosial. Anda dapat
menggunakan proxy lalu anda bisa login ke jejaring sosial favorit anda.
Maka anda akan terlihat seperti di luar negeri. Jika anda update status,
maka otomatis lokasi anda akan berpindah ke lokasi alamat server proxy
yang anda gunakan. Hal ini menimbulkan kesan bahwa anda sedang berada
di luar negeri atau berada di daerah yang tidak sama dengan kondisi
fisik anda sebenarnya saat ini. Ini sama seperti menyembunyikan lokasi
anda, namun kali ini tidak digunakan untuk hal yang serius.
Langkah Kerja
Aktifkan web-proxy
Pertama, aktifkan terlebih dulu service dari web-proxy pada MikroTik dengan pengaturan pada menu IP->WebProxy. Centang pilihan Enable, dan tentukan pada port berapa proxy bekerja.
By default web-proxy akan bekerja pada port 8080.
Sampai
langkah ini, web-proxy pada Router Mikrotik sudah aktif sebagai Regular
HTTP Proxy. Dengan kata lain jika PC Client ingin menggunakan service
proxy ini, maka harus disetting secara manual pada web browser
masing-masing client dengan menunjukip-mikrotik port 8080.
Agar tidak perlu setting web-browser client satu persatu, ubah web-proxy Mikrotik agar berfungsi sebagai Transparent Proxy.
Implementasinya, gunakan fitur NAT untuk membelokan semua traffic
browsing HTTP (tcp80) yang berasal dari client kefitur internal
web-proxy yang sudah diaktifkan sebelumnya. Untuk membuatnya masuk pada
menu IP->Firewall->NAT->Klik“+”.
Masuk ke general isikan sebagai berikut :
Masuk ke Action isikan sebagai berikut.
Berikut NAT Proxy yang sudah terbuat.
Selanjutnya, karena semua
traffic HTTP dari client sudah masuk ke web-proxy, maka bisa dilakukan
manajemen. Salah satunya adalah melakukan blocking akses client ke
website tertentu.
Block Website
Untuk melakukan block akses client ke website tertentu dapat dilakukan pada menu Webproxy-> Access
Tambahkan rule web-proxy access baru. Dalam contoh ini, client tidak diperbolehkan akses ke www.detik.com
Definisi
kan website yang akan diblock pada parameter dst-host dengan
action=deny. Jika diperhatikan, penulisan dst-host tidak menggunakan
alamat website lengkap akan tetapi menggunakan tanda bintang(*) di depan
dan belakang nama/alamat website. Tanda * dimaksudkan sebagai wildcard
untuk menggantikan semua karakter. Dengan ditambahkan wild card, traffic
client yang menuju kewebsite yang URL-nya terdapat kata “detik” akan diblock. Coba browsing ke alamat www.detik.com,
maka secara otomatis Web-Proxy MikroTik akan melakukan pemblokiran
terhadap website tersebut dan menampilkan pesan error pada browser
client.
Block & Redirect Website
Kita juga bisa memodifikasi rule-nya dengan me-redirect kesitus lain. Misalnya ketika ada Client yang mengakses www.detik.com maka akan langsung dialihkan (redirect) ke www.pcr.ac.id
Block File extention
Selain
bisa melakukan blocking berdasarkan nama domain/URL, web-proxy Mikrotik
juga dapat melakukan pemblokiran berdasarkan extention file yang ada
pada sebuah halaman web. Kemampuan ini dapat dimanfaatkan untuk
melakukan blocking traffic client yang akan melakukan download untuk
extention file tertentu, misal .iso , .exe , .zip, dsb.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar